Lexus mengeksplorasi potensi hidrogen untuk off-roader |  Menyetir
Drive

Lexus mengeksplorasi potensi hidrogen untuk off-roader | Menyetir

Konsep ROV Lexus bertenaga hidrogen. Konsep ROV Lexus bertenaga hidrogen.  — Gambar milik Lexus
Konsep ROV Lexus bertenaga hidrogen. Konsep ROV Lexus bertenaga hidrogen. — Gambar milik Lexus

PARIS, 15 Jan — Lexus mempresentasikan konsep ROV-nya di Tokyo Motor Show hingga 16 Januari 2022, dilengkapi dengan mesin bertenaga hidrogen yang hampir tidak mengeluarkan CO2.

Proyek ini muncul pada saat hidrogen menjadi semakin penting sebagai alternatif baterai lithium-ion untuk menggerakkan mobil listrik. Bisakah hidrogen terbukti menjadi solusi yang dapat beradaptasi dengan semua jenis mengemudi?

Divisi high-end Toyota telah mengembangkan konsep baru, yang disebut ROV (untuk Kendaraan Off-highway Rekreasi), mobil hidrogen yang unik.

Ini adalah buggy yang cukup klasik, dengan suspensi yang terlihat, roll bar dan ban besar. Yang membedakannya adalah mesin hidrogennya.

Mesin 1,0 liternya bekerja seperti mesin bensin tetapi ditenagai oleh hidrogen dari tangki bertekanan tinggi.

Sistem ini menghasilkan hampir nol emisi CO2, dengan hanya “sedikit oli mesin yang terbakar saat mengemudi.”

Selain itu, pembakaran hidrogen yang cepat secara signifikan meningkatkan torsi mesin, sehingga dapat menawarkan sensasi suara yang sama dengan mesin pembakaran!

Lexus dengan demikian menunjukkan bahwa hidrogen berpotensi digunakan untuk lebih dari sekadar menyalakan mesin listrik, seperti halnya Mirai yang terkenal yang diproduksi oleh perusahaan induknya, Toyota.

Mobil ini baru-baru ini memecahkan rekor dunia untuk otonomi untuk mobil produksi, dengan berkendara lebih dari 1.000 km dengan sekali pengisian hidrogen.

Mobil bertenaga hidrogen mampu melakukan perjalanan jarak jauh sambil menghasilkan hampir nol emisi CO2, karena kendaraan hanya mengeluarkan air.

Selain itu, pengisian mobil hanya membutuhkan waktu beberapa menit, berbeda dengan pengisian mobil dengan mesin listrik.

Selain Toyota, Honda dan Hyundai saat ini merupakan produsen yang paling terlibat dalam pengembangan mobil sel bahan bakar bertenaga hidrogen.

Di Prancis, grup Renault dan Stellantis (melalui Citroën, Peugeot dan Opel) telah memperkenalkan model bertenaga hidrogen pertama mereka, yang untuk saat ini terbatas pada beberapa kendaraan utilitas.

Proyek lain yang lebih orisinal juga sedang dikembangkan seputar teknologi ini, seperti proyek Hopium Machina, sedan kelas atas yang dirancang untuk mencapai kinerja yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk kendaraan produksi bertenaga hidrogen — yang berarti tenaga setara dengan lebih dari 500 hp sementara menawarkan jangkauan hingga 1.000 km. Produksi dapat dimulai pada 2026. — ETX Studio

Posted By : togel hongkongkong hari ini